Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Perbedaan Uang Elektronik Dan Dompet Digital yang Wajib Diketahui


7 Perbedaan Uang Elektronik Dan Dompet Digital yang Wajib Diketahui agar kamu tidak salah persepsi tentang hal ini.

Ketidaksamaan uang electronik dan dompet digital secara kasat mata sudah kelihatan dari penampilannya. 

Uang electronic (e-money) dan dompet digital (e-wallet) sebagai sistem pembayaran digital terpopuler sekarang ini. ke-2 nya bisa dipakai untuk beragam kebutuhan transaksi bisnis.

Bahkan juga, ada beberapa tempat yang sekarang telah menghapus sistem pembayaran secara tunai. 

Keadaan itu tentu saja jadi tanda jika di masa datang, semua transaksi bisnis keuangan bisa dilaksanakan secara non tunai.

Ini tandanya supaya para pengusaha harus secepatnya mempersiapkan sistem pembayaran non tunai untuk konsumen setianya. 

Bahkan juga, sekarang orang-orang lebihmenyimpan uangnya di kartu electronic atau dompet digital dibandingkan bawa uang kontan. 

Karena praktis hanya bermodalkan ponsel pintar. Selanjutnya, hal keamanan pasti jadi aspek terpenting juga. 

Untuk mengetahui perbedaat Uang elektronik dan Dompet digital simak bahasannya berikut ini.

7 Perbedaan Uang Elektronik Dan Dompet Digital yang Wajib Diketahui

1. Pengertian

Menurut Corporate Finance Institute, uang electronic merujuk pada mata uang yang diletakkan secara electronic pada mekanisme electronic dan pangkalan data digital.

Berlainan dengan uang kertas dan coin fisik, uang electronic dipakai untuk mempermudah pemakai berbisnis secara electronic.

Nilai mata uang electronic didukung oleh mata uang fiat. Uang fiat, simpelnya, ialah alat pembayaran yang syah, yang nilainya sebagai mata uang diputuskan oleh pemerintah dan ditata olehnya.

Sedangkan menurut Investopedia, e-wallet atau dompet digital ialah mekanisme menempatkan piranti lunak (program) yang menyimpan info pembayaran serta password pemakai dengan aman untuk berbagai sistem pembayaran.

Dengan memakai dompet digital, kamu bisa melakukan pembelian secara mudah dan cepat dengan manfaatkan tehnologi dan koneksi internet.

E-wallet bisa dipakai bersama dengan mekanisme pembayaran mobile (mobile payments) yang memungkinkan pembayaran memakai handphone.

2. Bentuk atau Penampilan

Ketidaksamaan uang electronic dan dompet digital dapat dlihat dari bentuknya. Uang electronic umumnya berwujud fisik seperti kartu ATM yang mempunyai chip.

Chip itu tertancap dalam kartu bank yang kelihatan terang yang berwarna emas.

Selain itu anda bisa juga menerawang kartu uang electronic untuk melihat chipnya. Misalnya ialah uang electronic di Flazz, Brizzi, atau JakCard.

Sedangkan e-wallet ialah media berbasis piranti lunak (program/aplikasi) yang memakai server dan koneksi internet. Maknanya, e-wallet tidak mempunyai bentuk fisik.

Untuk memakainya, kamu perlu memasang aplikasinya di HP dan harus tersambung ke internet, misalnya aplikasi OVO, DANA, atau Gopay.

3. Manfaat

E-money dapat dipakai untuk beragam kepentingan transaksi bisnis. Biasanya, e-money dapat dipakai untuk bayar parkir, bayar tol, belanja di mini market, naik angkutan umum, sampai ticket masuk ke tempat wisata,

Sedangkan e-wallet mempunyai manfaat yang lebih banyak serta lebih komplit. E-wallet dapat dipakai untuk berbagai tipe transaksi bisnis.

Kamu dapat pakai e-wallet untuk transaksi bisnis di beberapa merchant, belanja di online shop, transportasi online, beli ticket rekreasi, beli pulsa, bayar cicilan, bahkan sampai melakukan investasi.

4. Banyaknya Saldo 

Perbedaan uang electronic dan dompet digital seterusnya adalah dari maksimumnya. Pada uang electronic, limit saldonya ialah Rp 1 juta. Jadi, harus isi ulang (top up) saldonya bila ingin lakukan semakin banyak transaksi.

Sdangkan mulai dari 1 Juli 2022 limit saldo e-wallet akan dinaikkan. Awalannya, limit saldo e-wallet sejumlah Rp 10 juta, selanjutnya dinaikkan jadi Rp 20 juta. 

Tentu saja ini tidak terlepas dari bertambahnya trend pemakaian e-wallet oleh warga masyarakat, karena kemudahan yang dirasakan setelah memakai aplikasi itu.

5. Pengisian Saldo

Perbedaan uang electronic dan dompet digital seterusnya adalah dari sistem pengisian saldo. Pada uang electronic, kamu dapat isi saldo lewat ATM penerbit e-money, lewat program e-commerce, dan lewat minimarket.

Bila lewat e-commerce, seperti Tokopedia, HP kamu harus mendukung feature NFC. Sedangkam dompet digital bisa diisi saldonya lewat ATM, mobile banking, dan mini market.

Bahkan juga, ada beberapa e-wallet seperti Gopay memungkinkan untuk isi saldo langsung dari driver Gojek.

Bisa juga isi saldo e-wallet dengan minta transfer dari pemakai lain, tetapi harus dari e-wallet yang sama. Artinya saling tranfer antar aplikasi yang sama.

Tapi, sekarang ini anda bisa transfer lintas aplikasi juga. Seperti DANA ke OVO, OVO ke Gopay, dan lain-lain.

6. Segmentasi Pemakai

Pada intinya, e-money dan e-wallet sama dipakai untuk berbisnis. Perbedaannya, e-money ­lebih banyak ditujukan sebagai sistem pembayaran dalam transaksi bisnis off-line. 

Dan e-wallet semakin banyak dipakai untuk transaksi bisnis online.

Selain itu, segmentasi e-money memang lebih luas dibanding e-wallet. Karena, e-money lebih dicintai untuk kebutuhan, misalnya untuk angkutan umum seperti KRL, MRT, atau Transjakarta. E-money dipandang lebih simpel karena pemakainya tinggal tap and go.

7. Keamanan

Dari sisi keamanan, e-wallet memang semakin aman dibandingkan e-money. Masalahnya wujud fisik e-money memungkinkan lebih riskan lenyap atau hilang. Saat hilang, saldomu tidak bisa dipulihkan.

Sedangkan, e-wallet yang memakai kata sandi atau biometric pasti semakin aman. Walau HP kamu hilang, belum tentu seseorang bisa memakai e-wallet itu.

Bahkan juga, beberapa e-wallet memberi jamina saldo kembali bila HP hilang dan disalahpergunakan oleh orang lain.

E-Money dan E-Wallet Sebagai Sistem Pembayaran Kekinian

Sesudah kita ketahui bersama mengenai ketidaksamaan uang electronic dan dompet digital, pasti kamu bisa semakin arif dan bijaksana dalam memakainya. 

Masalahnya ke-2 nya sebagai sistem pembayaran kekinian sekarang ini, e-money dan e-wallet akan dipakai lebih luas lagi.

Sampai ini hari saja, telah banyak merchant dan toko offline yang menediakan sistem pembayaran non tunai. Bahkan juga, beberapa tempat tidak melayani sistem pembayaran tunai.

Sistem keamanan yang tinggi, pelindungan privacy, dan keringanan pemakaian pasti jadi alasan kenapa sekarang banyak yang berpindah memakai sistem pembayaran non tunai.

Apa kamu siap menyongsong zaman pembayaran kekinian ini? Ya, Siap tidak siap kita harus selalu siap mengikuti perkembangan zaman karena semakin canggih teknologi semakin mudah pula pelayanan yang kita dapat.

Demikian informasi mengenai 7 Perbedaan Uang Elektronik Dan Dompet Digital yang Wajib Diketahui agar tidak ada kesalah pahaman dalam memahami perbedaannya.

Jadi sudah tahu kan perbedaannya? Baca lagi agar semakin paham.

Termia kasih. Semoga Bermanfaat.