Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara Hapus Data Pribadi dari Aplikasi Pinjaman Online Agar Tidak Disalah Gunakan

7 Cara Hapus Data Pribadi dari Aplikasi Pinjaman Online

7 Cara Hapus Data Pribadi dari Aplikasi Pinjaman Online
 - Promosi berulang yang berasal SMS Blast mengenai pinjaman online sering kali mengganggu bahkan membuat kita jengkel. 

Bahkan setiap orang mungkin pernah mengalaminya. Apalagi dikirim diwaktu yang kurang tepat, semakin bikin pusing.

Lalu, lantas bagaimana agar kontak kita terhapus dari layanan aplikasi pijol agar tidak mengganggu kita?

Memang cara menghapus data pribadi dari pinjol banyak dicari pengguna ponsel, apalagi ketika kontak mereka masuk dalam sistem SMS Blast penawaran pinjol, pasti sangat menganggu ditambah jika SMS tersebut masuk lebih dari tiga kali sehari semakin mengganggu saja, ya kan.

Tujuan dari SMS tersebut adalah untuk menarik pemakai nomro tersebut mengajukan pinjaman online sehingga mereka akan mendapatkan keuntungan dari biaya pinjaman. 

Padahal sebetulnya Otoritas Jasa Keuangan dengan jelas telah mewanti-wanti dan melarang keras aplikasi pinjaman online menawarkan produk mereka lewat SMS.

Larangan itu tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan. 

Maka, jika penawaran pinjaman via SMS melalui kontak HP bisa disimpulkan dilakukan fintech ilegal atau tidak resmi dan belum berizin dari OJK.

Namun banyak juga pengguna aplikasi pinjol resmi seperti Akulaku, Kredit Pintar, Pinjaman go, sampai Indodana ingin menghapus data pribadi mereka dari database.

Kenapa Harus Menghapus Data dari Pinjol?

Mengingat risiko dari pinjol ilegal cukup besar, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Cara menghapus data pribadi dari pinjol ini bisa kamu coba agar tidak lagi terganggu dengan tawaran dari SMS Blast tersebut.

Di sisi lain, tumbuh suburnya praktik pinjam online sebbanding dengan banyaknya keluhan penggunanya. 

Tidak hanya masalah SMS  saja, namun banyak peminjam merasa tidak nyaman atas penagihan pembayaran karena sering kali tidak beretika baik melalui SMS maupun WA.

Parahnya lagi aplikasi pinjol sering mengintip nomor telepon yang tersimpan pada smartphone penggunanya. Mereka dapatkan semua data ponsel kita berasal pendaftaran aplikasi pinjol tersebut.

Sehingga sering kali mereka menghubungi nomor-nomor yang ada pada kontak HP kita untuk menawarkan pinjol atau penagihan, padahal kita tidak menuliskan kontak darurat saat registrasi tersebut.  

Bayangkan jika DC/Debt Collector menghubungi atasan, teman kerja, bahkan partner bisnis untuk melakukan penagihan. 

Pasti kita akan malu dan nam kita jadi tercemar. Hal tersebut sengaja dilakuakn untuk menyerang mental kita.

Tidak heran bagi yang sudah pernah merasakan kejamnya debt colector pinjaman online. Berusaha untuk menghapus data pribadi mereka database aplikasi pinjol. 

Dengan tujuan agar data pribadi tersebut tidak lagi memberikan tawaran pinjol atauupun penagihan pinjaman baik via SMS maupun WA.

Wasapadalah Terhadap Perizinan Aplikasi Pinjaman Online

Sebelum ke poko pembahasan tentang cara menghapus data pribadi di pinjaman online. Ada baiknya kita pahami dulu sebenarnya perizinan apa saja sih yang diminta aplikasi pinjaman online.

Bukan rahasia umum lagi jika saat menginstall aplikasi pinjol ada permintaan akses tertentu terhadap ponsel kita. Demikian juga dengan perizinan aplikasi pinol yang sebaiknya kita pahami dan waspadai.

Aplikasi pinjol biasanya meminta untuk mengakses ke jaringan internet, nomor kontak, lokasi, hingga SMS dan telepon. 

Lebih ngerinya lagi ada pinjaman online yang meminta akses ke akun sosial media, akun e-commerce sampai akses internet banking milik penggunanya.

Intinya aplikasi pinjol tersebut meminta persetujuan penggunanya agar aplikasi tersebut dapat mengakses seluruh data ponsel kita. 

Jika pengguna menolak dipastikan aplikasi yang sudah di install tidak bisa digunakan. Jangankan mendapatkan persetujuan pinjaman, sekedar melakukan pendaftaranpun langsung ditolak.

Dengan demikian penggunapun terpaksa memberikan izin akses terhadap mereka. Lebih rincinya ada cukup banyak akses yang diminta oleh aplikasi pinjaman online, diantaranya yaitu:
  • Kontak, untuk melihat semua nomor kontak ponsel yang tersimpan.
  • Lokasi, melihat lokasi pengguna berbasis jaringan dan GPS.
  • Melihat informasi sambungan WIFI.
  • Mengambil gambar dan video melalui kamera HP.
  • Akses foto, media, file dari ponsel pemakai.
  • Izin akses penyimpanan
  • Melakukan panggilan ke nomor telepon secara langsung.
  • Membaca identitas dan status HP  .
  • Membaca ID perangkat dan informasi panggilan.
  • Dan lain sebagainya.
Karena banyaknya akses data yang diminta oleh aplikasi pinjaman online, dengan begitu hampir pasti semua data privasi di ponsel diserahkan kepada mereka. 

Inilah kenapa kebanyakan pengguna tidak menyadarinya bahwa data dalam HP jadi salah satu jaminan untuk pinjaman.

Wajar saja jika banyak pengguna yang sudah berpengalaman menyarankan untuk menghapus data kontak dari aplikasi pinjaman online terutama untuk menolak izin akses terhadap aplikasi tersebut. 

Dengan begitu aplikasi pinjol tidak lagi bisa mengintip dan menghubungi nomor kontak, lokasi, dan data yang lainnya untuk disalah gunakan.

Langkah Menghapus Izin Akses Data di Aplikasi Pinjaman Online

Langkah-langkah menghapus izin akses data ponsel di aplikasi pinjol dari ponsel kita, bisa kalian lakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Cara pertama masuk ke menu setelah atau “Setting” di HP kamu.
  • Masuk ke menu aplikasi dengan cara scroll ke bawah dan pilih menu “Apl” atau “Applikasi”.
  • Selanjutnya pilih “Kelola Aplikasi” lalu cari aplikasi pinjol yang akaan kalian rubah izin aksesnya.
  • Scroll ke bawah kemudian masuk ke perizinan dengan cara masuk tab menu “Perizinan apl”.
  • Pilih akses perizinan pada apk pnjol lalu matikan izin aplikasi tersebut.
  • Cara hapus untuk izin akses data di aplikasi pinjaman sudah selesai.
  • Aplikasi pinjol tidak akan lagi bisa mengakses data ponsel kamu.
Cara di atas hanyalah sebatas menghapus kontak di pinjaman online saja, sedangkan cara lakukan untuk menghapus data pribadi dari database mereka ada cara lainnya.

Seperti yang telah kita bahas di atas, selain cara penagihan yang terkadang kurang baik dan mnausiawi, pengguna terdaftar juga selalu dapat tawaran produk pinjaman online via SMS. Padahal dengan tegas OJK melarangnya.

Bahkan pihak kominfo kemungkinan telah memblacklist kalimat-kalimat tertentu yang sering digunakan untuk menawarkan pinjaman online via SMS. 

Maka, tidak heran jika kalian pernah mendapatkan SMS Blast dengan kalimat yang aneh-aneh dan selalu menyertakan link atau nomor HP untuk dihubungi. 

Yang mana jika kalian klik linknya maka akan langsung terhubung ke aplikasi pinjol mereka.

Sekelas KreditPintar saja yang merupakan pinjaman online terpercaya. Secara legalitas juga telah berizin OJK saja masih mencari celah untuk menawarkan pinjaman via SMS, apalagi dengan yang tidak remsi/ilegal?

Cara menghapus data pribadi dari database pinjaman online memang susah-susah gampang. Karena, gampangnya, bisa kita lakukan sendiri. 

Tapi susahnya, tidak ada jaminancara ini benar-benar dapat menghapus data pribadi kita dari database perusahaan pinjol.

7 Cara Hapus Data Pribadi dari Aplikasi Pinjaman Online

Adapun cara untuk menghapus data pribadi di aplikasi pinjaman online yang bisa kita lakukan di adalah:
  • Cara pertama lunasi dulu semua tagihan di aplikasi pinjol tersebut.
  • Ajukan permohonan penghapusan data pribadi dengan cara call center customer service pinjaman online.
  • Cara ketiga uninstall aplikasi pinjol agar pihak pinjol tidak lagi dapat mengakses data ponsel.
  • Jika cara tersebutmasih belum berhasil ganti nomor ponsel dengan sim card yang baru.
  • Hapus semua akun media social dari ponsel baik WA, FB, IG, hingga Twitter.
  • Cara paling terakhir coba dengan cara mereset ponsel ke setelan pabrik.
Apabila belum mempan juga? Laporankan penyalahgunaan data pribadi ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Demikian 7 Cara Hapus Data Pribadi dari Aplikasi Pinjaman Online Agar Tidak Disalah Gunakan, semoga membantu dan bagikan tips kalian agar terhindar dari masalah ini dikolom komentar. 

Terima kasih.