Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Konsep Bisnis yang Harus di Teladani dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW

10 Konsep Bisnis yang Harus di Teladani dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW

10 Konsep bisnis yang harus di Teladani dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW - Untuk Islam Nabi Muhammad Rasulullah SAW selain sebagi Nabi dan Rusulnya juga sebagai suri tauladan yang baik harus diikuti dalam kehidupan sehari-hari, tak terkecuali dalam hal bisnis.

Dikutip dari berbagai literasi Islam, dalam sejarahnya mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW telah menggembala ratusan kambing dari sejak kecil.

Kegiatan menggembala ini adalah salah satu media pendidikan bisnis bagi beliau. Maka, saat dewasa, Rasulullah memilih karir sebagai seorang pebisnis.

Selama menjadi berbisnis, Rasulullah menjadi seorang pengusaha yang sukses tanpa menghilangakan nilai-nilai agama Islam di dalam bisnisnya.

Lalu, konsep bisnis seperti apa yang beliau terapkan dalam melakukan bisnisnya sehingga menjadi pengusaha yang sukses dengan niali islam didalamnya. Simak terus pembahasannya dibawah ini.

Konsep Bisnis yang Harus di Teladani dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW

Sebagai umat Islam sudah sepantasnya Nabi Muhammad SAW harus diikuti dan diteladani segala tindakannya karena beliau manusia paling muali di dunia ini. 

Begitupun dalam hal bisnis harus mengikuti konsep ala Rasulullah. Adapun konse yang belau terapkan dalam bisnisnya adalah:

1. Jujur

Konsep bisnis ala Rasulullah yang pertama dan sangat dijunjung tinggi adalah bersikap jujur. Dengan bersikap jujur maka pengusaha akan selalau mendapatkan kepercayaan dari para pelanggannya.

Nabi Muhammad SAW selalu menerapakan kejujuran dalam melakukan bisnisnya. Sehingga para pelangganya percaya terhdap beliau Jadi, sudah seharusnya mencontoh sikap jujur seperri Rasulullah agar sukses dalam berbisnis.

Contoh sifat penuh kejujuran dalam berbisnis seperti kesesuaian timbangan dan harga yang dibayarkan. Maka, jangan berlaku curang dalam bisnis karena dapat menghulangkan kepercayaan pelanggan.

Jujur merupakan salah satu sifat terpuji yang dimiliki Rasullah.

2.  Dapat Dipercaya (Amanah)

Dapat dipercaya merupakan salah satu konsep bisnis yang Rasul yang harus di teladani dan diterapkan adalah sifat dapat dipercaya (amanah) yang ada pada diri beliau.

Sebagai pebisnis sudah seharusnya merapkan konsep ini yaitu saling menjaga kepercayaan antara pengusaha dan pelanggannya/konsumennya atau partner kerja dengan cara tidak merugikan satu sama lain atau dengan kata lain tidak menipu.

Maka, jadilah orang yang dapat dipercaya agar bisnismu menjadi berkah dan sesuai tuntunan islam.

3. Tolong Menolong

Selanjutnya konsep bisnis yang harus dicontoh yaitu sikap tolong menolong dalam usahan baik antar umat islam maupun non islam dalam hal kebaikan, dimana pelaku usaha tidak hanya mementingkan keuntungan saja. Terutama dalam hal kebaikan 

Misalnya, jika mendapatkan keuntungan lebih maka sebagian keuntungan itu diberikan kepada kaun dhuafa atau orang-orang tidak mampu.

Dengan demikian tidak hanya keuntungan dunia saja yang didapat tapi pahala untuk bekal nanti di akhirat juga dapat. Maka, jangan lelah untuk terus berbuat baik.

4. Tidak Menumpuk/Menimbun Harta

Konsep selanjutnya yang patut dicontoh dari Rasulullah adalah tidak menimbun harta/barang, yang tujuannya untuk dijual dengan harga yang tinggi yang mau tidak mau akan dibeli orang karena barang tersebut tidak ada dipasaran.

Cara bisnis yang seperti itu sangat tidak dianjurkan dalam islam karena bisa merugikan orang lain, bahkan dalam hukum di Indonesia termasuk tindak pidana yang dapat dijerat hukuman penjara bagi pelakunya.

Walaupun nantinya akan mendapatkan keuntungan yang besar tapi untuk orang lain merugikan. Maka, sebaiknya bisnis seperti ini dihindari karen dapat menimbulkan kekacauan, selain itu bisnisnya tidak akan berkah juga akan mendapatkan hukuman berupa penjara.

5. Barang yang Dijual Harus Halal dan Terhindar dari Riba

Bagi umat islam konsep ini mungkin sudah banyak dijalankan, yaitu menjual barang-barang halal untuk diperdagangkan. 

Apabila ingin menjadi pebisnis yang sykses maka jaulah barang-barang yang halal dan suci dan terhindar dari riba sesuai anjuran Rasulullah SAW.

Jika barang yang djual berupa barang haram maka akan menimbulkan keburukan dan tidak akan berkah.

6. Bersaing Secara Sehat

Dalam dunia usaha, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita sebagai umatnya agar bersaing secara sehat. Jangan menghina usaha orang lain dengan cara menjelekannya supaya pelanggan berpindah kepada kamu.

Apabila punya usaha yang sama dengan orang lain maka bersainglah secara sehat, karena pada hakikatnya rezeki yang Allah berikan tidak akan tertukar.

Lebih baik berfokus terhadap perbaikan kualitas dan pelayanan terhadap pelanggan sehingga bisnis yang kamu jalankan laris manis tanpa menjatuhkan usaha orang lain.

7. Transaksi Jual Beli Tanpa Paksaan

Konsep selanjutnya yang Rasulullah ajarkan adalah tarnsaksi jual beli tanpa paksaan atau dengan kata lain saling ridho antara penjual dan pembeli mengenai harga suatu barang.

Tawar menawar itu biasa antara penjual dan pembeli, tapi jangan sampai merugikan satu sama lain. Agar nantinya tidak ada penyesalan setelah akad terjadi.

Lakukanlah negosiasi sampai terjadinya kata mufakat antara penjual dan pembeli agar di akhir tidak ada penyesalan. 

Apalagi jual beli dengan nilai uang yang besar maka harus ada bukti hitam di atas putih bermaterai agar tidak ada yang dirugikan satu sama lain.

8. Pandai Melihat Peluang

Selanjutnya konsep Rasulullah SAW dalam menjalankan bisnis adalah Fathanah. Fathanah artinya pintar atau pandai.

Yang dimaksud disini adalah pandai dalam melihat peluang usaha untuk dimanfaat untuk mendapatkan keuntungan tentunya dengan cara yang baik pula. 

Coba perhatikan keadaan disekitar, lebih pekalah masalah apa yang terjadi dan pikirkan bagaimana solisinya dan memanfaatkan sebagai peluang membuka usaha.

Tapi ingat peluang usaha tersebut gunakan untuk kebaikan agar bisa menjadi berkah bagi diri sendiri maupun orang lain.

9. Memperlakukan Karyawan dengan Baik

Selain mengatur tentang jual beli, konsep bisnis ala Rasulullah SAW juga mengajarkan bagimana cara yang baik memperlakukan karyawan. 

Nabi menganjurkan terhadap para pengusaha agar berlaku adil terhadap karyawan serta membayarkan upahnya secara layak.

Bayarlah upah karyawan secara tepat dan jangan ditunda-tunda dan sesuaikan besaran upahnya dengan pekerjaan yang mereka kerjakan. 

Bahkan Rasul mengajarkan harus membayar upah sebelum keringat mereka kering.

10. Menerapkan Nilai Syariah di Segala Aspek

Konsep bisnis yang tidak boleh dilewatkan ala Rasulullah SAW adalah menerapkan syariat islam dalam menjalankan bisnis. Dalam artian berpedoman kepada Al-Qur'an dan Hadist.

Sehingga seluruh usaha yang kita lakukan selalu ada dalam lindungan Allah SWT serta keberkahan akan mnyertai usaha kita.

Ketika Allah ridho dengan usaha yang kita lakukan disitulah rezeki akan mudah didapat. Jadi terapaklah syariat islam dalam melakukan usaha agar semua yang kita inginkan aka dikabulkan oleh Allah SWT.

Dengan menerapkan nilai syariah dalam usaha yang kita lakukan maka ketenangan pun akan menghampiri kita karena usaha yng kita lakukan halal, sebaliknya jika kita melakukan usaha yng tidak di ridhoi Allah maka kegelisahan dan ketakutan akan dosa tentu akan menyelimuti diri.

Jadi, berbpegang teguhlah terhadap Al-Qur'an dan Hadits dalam melakukan berbagai kegiatan dalam kehidupan sehari-hari agar keberkahan selalu datang menghampiri.

Itulah 10 Konsep Bisnis yang Harus di Teladani dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW, sebagai umat islam harus meneladaninya, karena Rasulullah adalah manusia paling mulia, tentunya semua yang beliau ajarkan demiki kebaikan.

Terima kasih.